Siapakah sahabat yang mulia ini? Sedikit gambaran tentang kemuliaannya adalah apa yang tertera pada hadits ini:
“Pelajarilah Al Qur`an (Qira’ah) dari empat orang, yaitu; Ibnu Mas’ud, Ubay bin Ka’ab, Mu’a[d]z bin Jabal & Salim bekas budak Hudzaifah.” Perawi berkata; Hadits ini ad[a]l[ah] hadits hasan shahih.
[HR. Tirmidzi No.3746].- Seseorang yang mencintai Alquran seyogyanya dikenal dengan ibadah malamnya saat orang lain tertidur lelap, dikenal dengan puasanya pada siang hari saat orang lain tidak berpuasa, dikenal dengan kesedihannya saat orang lain bergembira, dikenal dengan tangisannya saat orang lain tertawa, dikenal dengan diamnya saat orang lain mengejeknya, dan dikenal dengan ketundukkannya saat orang lain berjalan dengan angkuh. Di samping itu, seorang pecinta Alquran juga hendaknya banyak menangis, sering bersedih, bersikap bijaksana, bersifat santun, dan selalu tenang. Tidak sepantasnya ia berwatak kasar, bersikap lalai, suka berteriak-teriak, dan sering marah-marah. (Dikutip dari kitab az-Zuhd (no. 162) karya Imam Ahmad bin Hanbal rohimahulloh)
- Ucapan yang paling benar adalah Kitabulloh. Ikatan yang paling kuat adalah ikatan takwa. Sebaik-baik agama adalah agama Ibrohim. Sebaik-baik sunnah adalah sunnah Muhammad shollallohu’alaihi wa sallam. Sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk para Nabi. Semulia-mulia perkataan adalah dzikrulloh (dzikir kepada Alloh). Sebaik-baik kisah adalah yang disebutkan di dalam Alquran. Sebaik-baik perkara adalah penghabisannya, sedangkan seburuk-buruk urusan adalah yang diada-adakan. Sedikit tapi cukup lebih baik daripada banyak tapi melalaikan. Satu jiwa yang kamu selamatkan lebih baik daripada jabatan yang tidak dapat kamu pertanggungjawabkan.
Dan di antara mutiara hikmah dari ucapan beliau rodhiyallohu’anhu adalah:
Kedua mutiara hikmah tersebut langsung kami nukil dari kitab Fawaidul Fawaid hal. 677 & 678 karya Imam Ibnul Qoyyim al-Jauziyyah dengan tahqiq oleh Syaikh Ali bin Hasan al-Halabi.
Ditulis oleh Riksa Ginanjar pada hari Ahad, 01 Februari 2015 di Wisma Daarul Qur’an.
Dari https://wismadarulquran.wordpress.com/2015/02/01/dua-mutiara-hikmah-ibnu-masud/

No comments:
Post a Comment